Cinta yang tulus adalah ketika kau menitikkan air mata tapi kau masih peduli padanya,
ketika dia tak peduli tapi kau masih menunggunya,
ketika dia mencintai orang lain tapi kau masih bisa tersenyum, asalkan dia bahagia,
ketika cinta itu mati, kau tidak perlu mati bersamanya,
karena cinta akan membuatnya kuat dan tegak ketika ia jatuh.
jika pernah kau bertanya ;
apa ada yang salah padaku??
ada apa dengan sikapmu??
tak ada yang salah padamu
salah jika kau harus merasa bersalah
karena akulah yang bersalah atas semua ini
karena seharusnya akulah yang punya salah
bukan kamu ….
sikap dan tingkah langkahku itu
mungkin banyak menjadikan tanya padamu
karena memang tak seharusnya itu ada
tak semestinya itu aku lakukan
tapi jikapun tidak aku berlaku itu
maka tak akan ada tanya diantara kita
tak akan ada titik cahaya penyadaran dalam diriku
bukan benci karena aku bersikap itu
karena kau tak pantas aku benci
justru aku benci dan marah pada diri sendiri
benci karena tak aku mampu tegakkan jiwaku
resah….???
tergoyah…???
semenjak lama sebenarnya talah menyekat perjalananku
tapi tetap ku pendam resah itu
tatap aku biarkan goyah merapuhkan
tak aku mau kau tahu itu
fikirku waktu akan menjawab itu
akan membuka hijab dari resahku
tapi tidak..!!
semakin waktu itu berlalu
semakin tersekat tak ada daya tubuhku olehny
karena itu sakit…
sakit jika aku simpan duri dan aku biarkan
tapi tak juga kau tahu itu ???
karena tak ku ingin kau tahu itu
hingga tiba duri telah tercabut
dan…..???
semakin hilang rasa terluka itu
tapi..??
tak juga kau tahu itu …
saat ini …
sebatas perbedaan yang kau tahu
memang itulah yang telah menggoyahkan
memang itulah yang telah memasung langkah
tapi suatu hari nanti
ketika kau telah tiba disini
kuingin kau tau semuanya
semua yang selama ini tak pernah kau tau dariku
semua yang selama ini telah menjadi misteri bagimu
agar langkahku juga langkahmu terbebas dari jerat
agar harimu juga hariku semakin indah esok datang
agar jiwaku juga jiwamu akan mampu tegak kembali
jika saat itu telah tiba
kuingin kita benam egonya rasa hati
kuingin kita tanggalkan tirai hati kita
kuingin kita timbangkan petunjuk pikiran
dan kuingin kita saling tanyakan pada nurani dan akal budi kita
kalau boleh aku bilang jujur ;
wanita terbaik yang pernah aku temui adalah kau
dan tak ada sedikit kebencian untukmu
sikapku kemaren itu hanyalah wujud kata hati yang memberontak sejak lama
bukan karena benci ataupun karena kau salah
nanti kuharapa kita bisa saling memahami dan mengerti
karena itu akan membawa kita pada keihlasan
mungkin tak pantas jika aku kata tentang keihlasan
tapi itulah yang semenjak lama aku ingin wujudkan
pada siapapun yang pernah menjadi bagian dari diriku
semoga engkau bisa mengerti …..???????????
Nb:
aku ingin kau membaca tulisanku ini, tulisan yang sebenarnya sudah lama ingin aku ucap …
http://diningrat.wordpress.com/2008/08/01/kuingin/