Mungkinkah…???
Sanggup kubaca isyarat yang digerakkan alm padaku
Pemahamanku meniti dalam angan
Mungkin tak berarti
Kuhanya pengembara ulung pemburu batu zamrud
Mungkinkah…???
Bisa kubungkus dengan nyiur peneduh jiwaku
Esok kan kupersembahkan pada dewa dewi agung disinggasana jiwa
Mungkinkah…???
Dapat kucabut tombak yang sangat kuat di sanubari
hingga tak dapat kau lihat luka yang membekas itu
Mungkinkah…???
Sanggup kubaca isyarat yang digerakkan alm padaku
Pemahamanku meniti dalam angan
Mungkin tak berarti
Kuhanya pengembara ulung pemburu batu zamrud
Mungkinkah…???
Bisa kubungkus dengan nyiur peneduh jiwaku
Esok kan kupersembahkan pada dewa dewi agung disinggasana jiwa
Mungkinkah…???
Dapat kucabut tombak yang sangat kuat di sanubari
hingga tak dapat kau lihat luka yang membekas itu
sudah mulai bisa bermain metafora…
diksinya juga udah bagus dan cocok dan utuh sesuai keterkaitan antar kalimat yang akan membewa arti yang pas dan enak..
tapi ada satu kesalahan “kalau bisa jangan mengulang kalimat yang sama” kalau kata ga’ masalah asal permainan dalam kalimat bagus… tapi untuk perulangan kalimat apalagi sajak/paragraf, itu dihindari ….
seperti dalam sajak ini
“Mungkinkah…???
Sanggup kubaca isyarat yang digerakkan alm padaku
Pemahamanku meniti dalam angan
Mungkin tak berarti
Kuhanya pengembara ulung pemburu batu zamrud”
ada dua sajak yang sama dalam satu judul puisi diatas…
udah bagus…semanagt….
tingkatkan lagi bakat yang mulai tumbuh ni…
okey..
jangan pernah bosan untuk selalu menulis dan menulis….