Abah…
Kerut mengering di bawah ubunmu
Renta terlukis kuat di kanvas wajahmu
Gagah kau dalam meniti samudra
Rakitmu alum berdayung lontar berirama
Yakinkan awakmu hingga dermaga di sisi
Abah…
Saatku tak dapat turut menyusupi bayangmu,
Menghapus peluh di keningmu,
Mengabdi sebagai budak lemahmu,
Saat kau lepaskan,
yakinkanku kan menjadi nakhoda nan anggun…
di rakitku
Abah…
Awakmu ini…
Rindu ini…
Air mata ini…
Ku kan selalu mencoba membahagiakanmu
karna kaulah sosok pria teragung di hatiku…
sepertinya sudah pernah aku baca puisi ini…
hehehehe…..
semangat ….
koment tow neng blogu ..
kemudian diisi belom
di perbaiki dnk layout dan tata letak halaman blogmu
biar agak terlihat lebih indah dan cantik
okey…